CAMAT BANCAK

Alamat Kami

KECAMATAN BANCAK

JL. Jendral Sudirman No. 7 Bancak 50772

Telp. 0298 - 6031159

PENYEMPROTAN DISINFEKTAN SECARA SERANTAK 9 DESA SE-KECAMATAN BANCAK

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

 

 

Cegah Penyebaran COVID-19, Forkopincam Bancak Lakukan Penyemprotan Disinfektan Mandiri secara serentak.

 

 Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Bancak, Kabupaten Semarang  secara mandiri melaksanakan penyemprotan disinfektan untuk pencegahan penularan virus Corona, Rabu (25/3/2020).

Penyemprotan disinfektan dilaksanakan secara serentak di 9 desa se Kecamatan Bancak.

Adapun penyemprotan mandiri ini dilakulan dengan menggunakan anggaran dana PADes / sumbangan / Donatur / Gotong royong dengan nilai anggaran kurang lebih 
Rp 500 ribu. Untuk bahan disinfektan dibuat dengan menggunakan cairan pemutih pakaian yang dicampur air dengan takaran tertentu.

Camat Bancak Febru Suryanto mengatakan, pihaknya telah berkonsultasi dengan Puskemas bagaimana mengupayakan disinfektan secara swadaya.

"Kami diberi bimbingan, bahwa pembuatan disinfektan dapat menggunakan cairan pemutih pakaian yang dicampur air dengan takaran tertentu. Sehingga ini sangat 
membantu pemerintah kecamatan berupaya mencegah penyebaran Virus Corona/ Covid-19 di wilayah Kecamatan Bancak," kata Febru. 

Turut mendampingi penyemprotan serentak itu, Danramil 04 Bringin / Kapten Inf Hermanus, Kapolsek Bringin AKP Joko Siswoyo serta sejumlah kepala desa di 9 wilayah se-Kecamatan Bancak.

Lebih jauh Febru menuturkan, sasaran penyemprotan disinfektan serentak di 9 Desa di Kecamatan Bancak ini diantaranya Gedung Balai Desa, Sekolahan, tempat peribadatan. Sekaligus dibalut sosialisasi pencegahan Covid-19.

Dalam penyemprotan mandiri ini, diambil dari  dana PADes / sumbangan / Donatur / Gotong royong dengan nilai anggaran kurang lebih 
Rp 500 ribu.

Diakui Febru, saat hanya menunggu bantuan BPBD Kabupaten Semarang akan sangat memakan waktu. Selain SDM BPBD Kabupaten Semarang minim sementara cakupan wilayah yang harus ditangani besar sehingga Kecamatan Bancak mengupayakan sendiri.

Sehingga, lanjut Febru , perlu dikresi inisiatif Camat. Sejauh ini, Pemerintah Kacamatan Bancak juga telah membentuk Satgas pencegahan Covid-19 di tingkat Kecamatan.

"Satgas pencegahan Covid-19 di tingkat Kecamatan melibatkan Forkopincam, Kepala Puskesmas, Kades serta melibatkan Banser,"

 Kegiatan penyemprotan fasilitas umum dan sosialisasi berjalan untuk peningkatan Kewaspadaan wabahCoronaCovid-19

DESA BOTO

   

  

 

Cegah Penyebaran Virus Corona, Pemerintah Desa Boto Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Virus Corona mulai merebak di berbagai wilayah Indonesia. Termasuk juga di Jawa Tengah. Untuk itu semua masyarakat melakukan penyemprotan disinfektan.

Salah satunya di Desa Boto,  seluruh elemen masyarakat yang dipelopori pemerintah Desa Boto Kecamatan Bancak Kabupaten 
Semarang, melakukan penyemprotan disinfektan untuk mencegah virus Corona, Rabu (25/03/2020).

"Penyemprotan disinfektan dalam rangka untuk meminimalisir pencegahan penyebaran Covid-19,"kata Kepala Desa Bancak Sjaichul Hadi, S.Pt., kepada harian7.com, (25/03/2020) malam.

Adapun yang di semprot disinfektan secara serentak yakni ditempat - 
tempat Fasilitas Umum se - Desa Boto diantaranya, kantor desa, sarana olahraga desa, Masjid dan Mushola se-Desa Boto (7 Dusun), Madrasah Diniyah, SD N 1 Boto (1 dan 2), TK dan PAUD Wiyata Siwi Boto, BRI KCP Boto dan ATM, KSU BMT Arafah Kec. Bancak,  ATM Bank Jateng di Krasak Boto dan KUA Bancak.

"Penyemprotan tersebut sebagai bentuk bersama-sama kita cegah Covid 19, dengan ikhtiar, doa dan tawakal," tutur Sjaichul Hadi, yang juga sebagai Sekretaris Paguyuban Kepala Desa se-Kec. Bancak.

Berbagai kegiatan ditunda

Ditambahkan Sjaichul Hadi, selain dilakukan penyemprotan juga berbagai agenda di Desa Boto di 
tunda. Hal tersebut menindaklanjuti surat Camat Bancak, Bupati Semarang dan Gubernur Jawa Tengah tentang peningkatan kewaspadaan risiko penularan Covid 19 dan hasil musyawarah desa dan panitia dari masing-masing kegiatan tersebut serta koordinasi dengan Forkompincam Bancak.

Dijelaskan Sjaichul Hadi, adapun beberapa kegiatan yang ditunda adalah:

1. Pengajian sekaligus tasyakuran peresmian Mushola Khoirul Amal Dusun Boto Ds. Boto pada Sabtu, 21-3-2020 pukul 19.30 WIB.

2. Pengajian 
Akbar memperingati Isro' Mi'roj Nabi Muhammad SAW di Dusun Penggung Ds. Boto dengan Pembicara KH. Ahmad Muwafiq, pada : Jum'at, 27-3-2020 pukul 13.00 WIB.

3. Kegiatan Live in di Desa Boto oleh Mahasiswa UKSW Salatiga (65 orang) pada : 27-28 Maret 2020.

4. Kegiatan Live in di Desa Boto oleh Mahasiswa Fakultas Hukum UKSW Salatiga (50 orang) pada : 12-14 April 2020.

 

Sedangkan dari hasil Rapat terbatas Pencegahan Penyebaran Covid 19 Tingkat Kec. Bancak, oleh Camat Bancak dan Kepala Desa se-Kec Bancak / yang mewakili, diputuskan.

1. Nyawa masyarakat lebih utama yang harus dilindungi dan diayomi (Selamatkan Keluarga dan Masyarakat).

2. Tunda atau hindari Kegiatan/ Rapat / Pertemuan yang menghadirkan banyak orang. Untuk peribadatan  mengikuti Fatwa MUI No. 14 Tahun 2020 tanggal 16 Maret 2020.

3. Segera dilakukan sterilisasi / disinfeksi mandiri dengan menggunakan spray gendong di Masjid, Kantor Desa / Balai Desa, Sekolahan dsb. dengan menggunakan Bayclin plus Air (
1 liter Bayclin : 9 liter Air) serentak pada Rabu, 25-3-2020 jam 09.00 WIB. Gunakan APD seperlunya bagi petugas.

4. Lakukan sosial distancing, termasuk seluruh kegiatan sekolah dan madrasah atau sejenisnya dilakukan di rumah masing2 selama 14 hari atau dapat diperpanjang sesuai kondisi sesuai surat edaran Bupati Semarang No. 440/000974/2020  tanggal 14-3-2020.

5. Setiap Kantor Desa dan Fasilitas Umum menyediakan tempat cuci tangan khusus dengan sabun dan handsanitizer.
6. Pelayanan Desa tetap berjalan dan memperhatikan keadaan.

7. Lakukan Pemantauan Terhadap Orang / Penduduk yang Pulang Kampung / Selepas Bepergian dari Zona Merah Covid 19 (Luar Negeri dan Kota tertentu seperti Jakarta, Bogor, Bali, Solo, Semarang dsb.). Kordinasi Kepala Desa dengan Bidan Desa atau petugas dari Puskesmas Bancak.

Kegiatan penyemprotan fasilitas umum dan sosialisasi berjalan untuk peningkatan Kewaspadaan wabahCoronaCovid-19

DESA WONOKERTO 

  

 

  PENYEMPROTAN TEMPAT2 IBAFAH, PAUD,TK,SD,DINIAH,TPQ,POS RONDA,KTR DESA, BALAIDESA  JLUMPANG OLEH PEMDES JLUMPANG

   

 

Kegiatan penyemprotan fasilitas umum dan sosialisasi berjalan untuk peningkatan Kewaspadaan wabahCoronaCovid-19

DESA REJOSARI

   

Kegiatan penyemprotan fasilitas umum dan sosialisasi berjalan untuk peningkatan Kewaspadaan wabahCoronaCovid-19

DESA BANCAK

   

  Kegiatan penyemprotan fasilitas umum dan sosialisasi berjalan untuk peningkatan Kewaspadaan wabahCoronaCovid-19

DESA PLUMUTAN

   

  

Kegiatan penyemprotan fasilitas umum dan sosialisasi berjalan untuk peningkatan Kewaspadaan wabahCoronaCovid-19

DESA  BANTAL

PETUGAS PMI MELAKUKAN PENYEMPROTAN RUANGAN KECAMATAN

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

 

Penyemprotan di laksanakan pada Hari Minggu, 22 Maret 2020

  Salah satu cara yang sudah mulai banyak dilakukan yaitu penyemprotan cairan desinfektan.

Tindakan ini mulai dilakukan di perumahan warga hingga area perkantoran

untuk mencegah penyebaran virus corona

   

  

Penyemprotan desinfektan saat ini sedang banyak dilakukan

dalam rangka mencegah penyebaran virus corona COVID-19 di Indonesia.

Bahkan, kini penyemprotan ini sudah dilakukan di perumahan warga hingga area perkantoran.

 

"Cairan desinfektan yang mengenai kulit tidak dapat masuk ke pori-pori kulit ataupun ke pembuluh darah," jelas dokter spesialis kulit dan kelamin dari DNI Skin Centre, dr I Gusti Nyoman Darma Putra, SpKK

PELANTIKAN PPS 2020 KECAMATAN BANCAK

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

  Pelantikan PPS Kecamatan Bancak

cuci Tangan sebelum memasuki ruangan

  

 Kecamatan Bancak terdiri dari 9 Desa 

tiap Desa 3 orang al:

  1. Desa Wonokerto
  2. Desa Boto
  3. Desa Bancak
  4. Desa Jlumpang
  5. Desa Bantal
  6. Desa Plumutan
  7.  Desa Rejoari
  8. Desa Lembu
  9. Desa Pucung

    

    

DO'A BERSAMA HUT KAB.SEMARANG KE-499

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

  Sabtu, 14 Maret 2020

Kecamatan Bancak telah melaksanakan Do'a bersama dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Semarang yang ke-499 tahun 2020 dengan "MAJU dan LESTARI BUMI SERASIKU"

     Dalam al-Qur’an, demikian juga Sunnah Nabi saw, ditemukan sekian banyak doa yang menggunakan redaksi berbentuk jamak (plural). Hal tersebut menunjukkan dibenarkannya doa bersama. Bahkan bisa dikatakan semakin banyak yang terlibat dalam doa, maka semakin besar harapan (atau kemungkinan) pengabulannya.


Firman-Nya dalam QS. Al-Fatihah (1): "Ihdina ash-shirath al-Mustaqim (Antarlah kami menuju jalan lebar yang lurus)," diajarkan Allah SWT sebagai doa yang hendaknya dipanjatkan dalam salat, walau shalat itu dilaksanakan sendiri -- demikianlah sabda Rasul SAW. Maksudnya adalah “rahmat (dan bantuan) Allah hadir bersama jamaah”, yakni orang banyak.

Namun bukan berarti doa bersama yang dimaksud adalah doa yang dipanjatkan bersama oleh siapa pun tanpa memerhatikan syarat-syarat pengabulan doa. Sebelum ini, penulis telah kemukakan syarat utama pengabulan doa yang ditemukan dalam al-Qur’an dan Sunnah, yakni keikhlasan berdoa dan beribadah kepada-Nya.

Keikhlasan tersebut, antara lain, tercermin dalam meng-esa-kan Allah; tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu atau sesedikit apa pun. Kendati umat agama lain boleh jadi memercayai dan mengakui keesaan Allah, namun pengakuan dan kepercayaan itu dalam pandangan Islam tidaklah murni. Oleh karenanya dinilai tidak dapat meraih tingkat keikhlasan yang ideal.



Suatu hal yang perlu selalu diingat bahwa ajaran Islam sangat memelihara kemurnian akidah. Sepanjang periode Mekkah, yang berlangsung sekitar sepuluh tahun lamanya, Nabi SAW mengajarkan hal tersebut kepada umat agar tidak terjadi kerancuan sedikit pun menyangkut ke-esaan-Nya itu. Karena itu pula, ayat-ayat al-Qur’an yang berbicara tentang akidah sangat gamblang dan tegas, lagi rinci, yang sedikit berbeda dengan ayat-ayat yang berbicara tentang hukum. Ini karena kerancuan dalam akidah dapat mengakibatkan kemusyrikan yang tidak ditoleransi oleh Islam.

Atas dasar terbukanya peluang bagi munculnya kerancuan akidah menyangkut Allah SWT, serta untuk menutup segala kemungkinan yang tidak diinginkan, maka para ulama sepakat menyatakan tidak dibenarkan seorang Muslim mengaminkan doa yang dipanjatkan oleh non-Muslim, karena doa mereka itu pada hakikatnya ditujukan kepada siapa yang tidak menyandang sifat-sifat ketuhanan yang diajarkan Islam. Kendati boleh jadi mereka pun menamainya Tuhan atau Allah dan menyatakan keesaan-Nya, namun keesaan yang mereka maksud bukan seperti yang diajarkan Nabi SAW, yang antara lain tercermin dalam QS. Al-Ikhlas (112):” Lam yalid wa lam yakun lahu kufwan ahad atau Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan dan tidak ada satu pun yang setara dengan Dia.”

Terlibat secara langsung dan aktif dalam acara spiritual non-muslim, seperti mengaminkan doa mereka, mengandung arti menyetujui doa itu, baik pada permohonan yang dipanjatkan maupun pada siapa yang dipinta untuk mengabulkannya.

Bukan berarti ajaran Islam tidak memerkenankan kehadiran non-muslim dalam acara doa yang dilaksanakan kaum muslim, atau melarang non-muslim berdoa di satu tempat yang dihadiri oleh mayoritas umat Islam. Pakar tafsir, Ibnu Katsir, ketika menafsirkan firman Allah tentang mubahalah (QS. Ali Imran ayat 61) menyatakan bahwa Rasul SAW mengizinkan utusan orang-orang Nasrani dan Najran untuk melaksanakan salat mereka di Masjid Nabawi ketika waktu ibadah mereka telah tiba. Nabi dan para sahabat menyaksikan mereka beribahada dan berdoa. Ini berarti tidak ada larangan bagi non-muslim untuk berdoa di hadapan kaum muslim selama kaum muslim tidak terlibat secara langsung dalam kegiatan ritual itu.

Selanjutnya harus pula digarisbawahi bahwa larangan di atas bukan berarti Islam melarang kegiatan bersama dalam bidang sosial. Allah SWT memerintahkan kaum muslim untuk bekerja sama dalam kebajikan, bahkan larangan tersebut bukan berarti larangan memberi bantuan kepada siapa pun selama mereka tidak memerangi umat Islam. Umat Islam dibenarkan oleh Al-Qur’an untuk berbuat baik, memberi hadiah dan semacamnya kepada non-muslim.

Dalam konteks ini Allah SWT berfirman: “Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil (memberi sebagian dari harta kamu) terhadap orang-orang yang tidak memerangi kamu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negeri kamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil (QS. Al-Mumtahanah ayat 8).

  

 

Read more ...

MONITORING INSPEKTORAT DI DESA JLUMPANG

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Kamis, 12 Maret 2020 

Tinjauan lapangan dari Inspektorat Kabupaten Semarang

di Desa Jlumpang Kecamatan Bancak

   

  

SEKCAM BANCAK

STATISTIK PENGUNJUNG

19091
TodayToday49
YesterdayYesterday83
This_WeekThis_Week516
This_MonthThis_Month378
All_DaysAll_Days19091